Bank Sumsel Babel Kolaborasi Dengan Pemkot Prabumulih Bangun Rumah Pak Ikhwan

PRABUMULIH,PRESTASIPOST.COM_Upaya pemerintah Kota Prabumulih dalam mengurangi bangunan rumah tidak layak huni patut di acungi jempol,kali melalui program CSR pemerintah bekerja sama dengan Bank Sumsel Babel cabang Prabumulih untuk membangunkan satu unit Rumah layak huni milik Bapak Ikwan.

Walikota IR Ridho Yahya Mm didampingi Direktur Bank Sumsel Babel Cabang Prabumulih Barita Robert melakukan penyerahan kunci dan pengguntingan pita secara langsung sebagai tanda telah resmi rumah milik Bapak Ikhwan suda selesai dibangun 100%.Digelar di Jalan Mastayu Rt 2 Rw 4 Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur.

Turut hadir diacara itu GM Pertamina EP Asset 2 A Pujianto,Humas Pertamina Sulisyo,Erwin,ketua Baznas Najam,Lurah,Rt,Rw,Camat Prabumulih timur serta Tokoh Masyarakat Dikelurahan Muara Dua,Senin.(5/8/2019)

Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Kota Prabumulih Barita Robert mengatakan ini adalah satuh bentuk perhatian dari pemerintah yang peduli akan masyarakat seperti bapak Ikhwan.

“Untuk menciptakan itu semua kita bekerja sama dengan Pemerintah kota dalam mewujudkan impian dari masyarakat,ada banyak jenis CSR yang dapat kita berikan untuk masyarakat seperti sumur bor, jalan, saluran pembuangan,dan kepentingan umum lainya,”Terangnya.

Selanjutnya Ridho Yahya dalam sambutanya menerangkan, ini adalah kali kedua bentuk kepedulian dari Bank Sumsel.

“Terima kasih kepada Bank Sumsel yang suda simpati dan peduli kepada masyarakat yang kurang mampu,Program mensejahterakan orang miskin mungkin hanya ada dikota Prabumulih,”Terangnya.

“Latar belakang saya orang susa,pernah merasakan getirnya hidup itulah saya berusaha sekuat tenaga untuk memperhati orang susa,Bentuk perhatian saya selanjutnya akan mendirikan komunitas lagi untuk dibangunkan perumahan seperti ini,kemarin suda kita lakukan untuk petugas kebersiahan nanti inshaallah untuk komunitas pemulung,komnitas becak, komunitas Ojek,”Tambahnya.

Program CSR yang berjalan dikota Prabumulih suda menjadi percontohan Nasional untuk didaerah lain, sedangkan daerah lain hanya mengandalkan dana dari kementrian.

Sementara itu Pak Ikwan yang keseharian bekerja sebagai Tukang Pangkas Rambut mengatakan kepada awak media merasakan sangat terbantu dengan adanya program ini melihat kondisi dari rumahnya yang suda tidak layak lagi.

“Penghasilan saya sedikit pak cuma cukup untuk makan dan sisanya saya fokuskan untuk Pendidikan ketiga anak saya,Jadi saya sangat bersyukur dan terimah kasih Kepada pemerintah yang telah membantu saya mengurangi beban untuk memiliki sebuah rumah,”katanya.

“Untuk tipe Rumah 4×6 dengan satuh kamar tidur,satu kamar mandi didalam,suda ada aliran listrik,lantai keramik,posisi rumah suda di tinggikan karna sering kebanjiran, untuk sertivikat dam gas kota lagi di proses.”Tutupnya. (EWN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*