Dua Hari Berturut-Turut Tangkap Pemuja Sabu. Kapolres : Tidak Ada Istilah Damai di Tempat

PRABUMULIH,PRESTASIPOST.COM_Polres Prabumulih berhasil lagi mengamankan dua tersangkah sekaligus bandar dan pemakai Narkoba jenis sabu, Kedua tersangkah yakni Yogi Afrisandi (25) Bin Edi Fikri Warga Karang Jaya dan Ahmad Taqwa(30) Bin Lubis warga Jalan Perumnas Prabu indah Kelurahan Gunung Ibul.

Penangkapan kedua tersangkah berawal dari laporan masyarakat ,Menanggapi hal itu Polres Prabumulih melaluih Tim Resnarkoba yang di komandoi AKP Zon Prama SH segera melakukan penangkapan.

Tim Resnarkoba bergerak cepat dan membuahkan hasil dengan mengamankan tersangkah pertama yang diduga Bandar sabu bernama Yogi Efrisandi (25) Bin Edi Fikri warga Karang Jaya pada hari Selasa(6/8),dari tangan Yogi didapati Barang Bukti 4 Paket Sabu dengan berat 0,76 gram di dalam Korak Rokok.

Yogi mengaku kepada wartawan saat digelar Konferensi Pers di Polres Prabumulih baru seminggu menjadi bandar.

“Belum lamo aku pak jadi bandar kurang lebi satu minggu kemarin pak,” kilahnya saat konferensi pers.

Keesokan harinya,Rabu (7/8) Tim Resnarkoba kembali mengamankan lagi tersangkah pemakai Narkoba Jenis Sabu,Ahmad Taqwa (30) Bin Lubis Warga Jalan Perumnas Prabu Indah Kelurahan Gunung Ibul,Taqwa ditangkap di Jalan Kenari Kelurahan Wonosari dan di dapari barang bukti sepaker sabu seberat 0,26 gram.

Saat Konferensi Pers Taqwa mengakui bahwa dia hanya pemakai dan mendapatkan barang itu dari bandar yang bernanam IP.

“Saya beli barang itu dari IP,sekitar dua tahun saya menjadi pemakai sabu, biasanya saya pakai sabu dengan harga paket 100 ribu untuk sekali pakai,”katanya.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutahuruk menerangkan kepada awak media saat jumpa pers kedua tersangkah tersangkut Pasal 114 ayat 1 dan 112 ayat 1 dengan hukuman penjarah 5 tahun penjarah dan maksimal 20 tahun.

Pesam Polres untuk masyarakat agar tidak terjebak kedalam lubang seperti mereka,dan berterima kasih kepada masyarakat atas informasinya,Kamis (8/8/2019).

“Kami tidak pandang bulu pasti kita tangkap kalau ada masyarakat yang kedapatan menggunakan dan menjual narkotika, tidak ada sistim damai-damai bagi polres prabumulih”tegasnya.

“Kita sangat butuh informasi dari masyarakat agar mempermudah langkah kami, Barusam saya di telpon sama warga dia ucapan terima kasih karna suda menangkap pelaku”.Pungkasnya. (EWN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*