Sebelum di Tangkap, DS Kasus Asusila Sempat Buron ke Jakarta

Prabumulih, Prestasipost. Com_Malang nian nasib yang menimpa SI (17) warga Wonosari Kecamatan Prabumulih utara, kehormatan yang ia jaga selama ini telah direnggut secara paksa oleh pacarnya sendiri berinisial DS (17), warga Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur.

Parahnya lagi DS tidak bertanggung jawab atas perbuatannya, SI yang di ketahui seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Prabumulih akhirnya dengan di dampingi orang tuanya melaporkan DS ke Polres Prabumulih pada (8/8/2019) karena kesal pelaku tidak bertanggung jawab.

Informasi yang dihimpun oleh portal ini, kejadian itu terjadi pada Rabu, 17 April 2019 tahun lalu. Saat itu DS menjemput korban ke rumahnya sekira 18:30 wib dengan alasan menghadiri acara hajatan di rumah pelaku.

Dengan polosnya korban mau untuk mengikuti ajakan sang pacar untuk kondangan tanpa menaruh sedikitpun rasa curiga.

Setiba di rumah pelaku ternyata rumah dalam keadaan kosong. Korban pun mulai curiga dan meminta agar diantarkan kembali pulang ke rumahnya.Tapi Pelaku malah menyuruh korban masuk ke dalam rumah dan berjanji akan mengantarkan korban pulang setelah lepas Isya Korban pun menuruti perintah sang pacar dan masuk ke dalam rumah.

Pelaku langsung menarik tangan korban dan masuk dalam kamarnya. kemudian korban di paksa untuk berhubungan intim.

Korban tidak mau dan menolak mentah-mentah ajakan pelaku, akan tetapi korban kala kuat kuda-kuda korban dipatahkan secara paksa oleh pelaku hinga kehilangan akhirnya pelaku berhasil merenggut mahkota keperawanannya.

Setelah berhasil pelaku berjanji akan bertanggung jawab untuk menikahi korban, tapi korban malah lari kabur ke Jakarta.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudharmaya SH SIK MH, melalui Kasatreskrim AKP Abdul Rahman SH saat dikonfirmasi menjelaskan, setelah mendapatkan laporan dari korban pihaknya langsung melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku. Namun upaya polisi untuk meringkus pelaku sempat gagal lantaran pelaku sudah kabur dari Prabumulih.

Sial bagi pelaku, ia pun akhirnya berhasil ditangkap saat kembali pulang ke Prabumulih. Pelaku ditangkap di sebuah warung makan di Jalan Padat Karya, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, tepatnya pada 12 Ferbuari 2020.

“Korban mengaku dipaksa berhubungan badan oleh pelaku. Setelah itu pelaku kabur meninggalkan korban. Pelaku kabur ke wilayah Jakarta dan sempat bekerja disana, saat kembali ke Prabumulih pelaku langsung kita tangkap,” ujar Abdul Rahman kepada Prestasipost.com saat dikonfirmasi Sabtu (22/02/20).

Lebih lanjut Abdul Rahman menjelaskan, atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 81 ayat 1 Undang-undan RI nomor 35 tahun 2014.

“Pelaku sudah kita amankan dan dalam proses penyidikan lebih lanjut. Pelaku terancam hukuman 10 tahun penjara,” pungkasnya. (E09/LN 01)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*