Terkait Kebakaran Penyulingan Minyak Ilegal, Ini Kata Kapolres Muba Dan Camat Babat Toman

MUBA,PRESTASIPOST.COM_Kemarin sempat Viral dibeberapa media massa, Sabtu (07/11), terkait peristiwa kebakaran tempat penyulingan Minyak Ilegal yang berada dikawasan PAL 8 Sungai Angit kecamatan Babat Toman kabupaten Musi Banyuasin.

Peristiwa ngeri itu terjadi, sekira pukul 16:00 wib, dan membuat masyarakat sekitar ketakutan karena kabakaran itu beberapa mengeluarkan suara ledakan yang maha Dahsyat.

Belakangan diketahui pemilik dari penyulingan itu Diduga inisial IN, warga Pal 5 Bangun Sari kecamatan Babat Toman kabuptaten Muba.

Menurut informasi yang di himpun, asal Api diduga dari mesin pompa yang sedang menyala, mesin melakukan aktivitas pemindahan hasil minyak penyulingan kedalam Tadmon. Sehingga, menimbulkan percikan Api dan membakar seluruh minyak yang ada di penyulingan itu.

Api dapat dipadamkan sekitar pukul 18.30 wib tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun akibatnya, hasil dari lahapan Sijago Merah membakar 3 unit pondok, 5 buah tungku/penyulingan, 6 buah Tadmon, 200 buah Drum dan seluruh minyak penyulingan, total kerugian di tafsir sekitar Rp 350.000.000.

Sementara itu, Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya.SH.SIk saat di konfirmasi melalui WhatsApp terkait kebakaran itu, Minggu (08/07/2020) mengatakan,”Sdh kita olah tkp Insya Allah kita proses tuntas, Anggota sdh ditkp dari kemaren,”jelasnya singkat kepada prestasipost.com

Sedangkan Camat Babat Toman Emilya Afrianita, S, STP. M.Si, saat di konfirmasi melalui pesan WhatsAppnya terkait tentang penyulingan Minyak yang terbakar di Pal 8 mengatakan.

“Bahwa pemerintah kabupaten Musi Banyuasin beberapa tahun terakhir ini telah melakukan berbagai upaya untuk menghentikan kegiatan ini, kedepan kami dari pemerintah kecamatan siap bekerja keras dan bahu-membahu dengan pihak Polsek Babat Toman serta stakholder terkait sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali,”pungkasnya.(BN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*