Sudah Dua Minggu Ayam di Kelurahan Wonosari Mati Mendadak

PRABUMULIH,PRESTASIPOST.COM_Ratusan unggas Ayam peliharaan milik salah satu peternak, Agung Wahyudi (39) yang ada di Jalan Bima Rt:03 Rw:07 kelurahan Wonosari kecamatan Prabumulih Utara kota Prabumulih mendadak mati tanpa sebab.

Peristiwa ini sudah terjadi sekitar Dua Minggu belakang, belum diketahui pasti apa penyebab matinya ratusan unggas tersebut.

Dikatakan Agung, dari 150 ekor Ayam peliharaannya kini tersisa 12 ekor lagi. Padahal ia selalu menjaga kebersihan dan kualitas pakan.

“Baru pertama kali mengalami kejadian seperti ini, per hari bisa 10 -12 ekor Ayam mati mendadak, kalau di tafsirkan nominal kerugian sudah mencapai jutaan Rupiah,”katanya saat ditemui dikediamannya, Senin (26/01/2021).

Ia pun menyampaikan, bukan hanya dirinya yang mengalami hal demikian, ada beberapa peternak lain di kelurahan Wonosari juga mengalami penyakit misterius seperti ini.

“Disini bukan hanya saya saja, temannya saya Gepeng, Kenek juga demikian. Saya mohon untuk dinas terkait agar segera bertindak takutnya menyebar ke tempat lain,”harapannya.

Kemudian ia juga menuturkan, dampak dari ratusan unggas yang mati berpengaruh pada perputaran roda perekonomian. Karena tidak ada lagi Ayam untuk di jual ke pasar.

“Sekarang ia tidak ada lagi bahan untuk berjualan di pasar karena kehabisan modal, hari ini saja sudah 10 ayam yang mati,”keluhnya sambil melihat Ayamnya yang mati.

Walijan, Kasi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan kota Prabumulih, saat meninjau lokasi unggas yang mati

Sementara itu, Kasih kesehatan Hewan kota Prabumulih Walijan saat di temui dilokasi kejadian mengatakan, kematian ratusan Ayam di kelurahan Wonosari kemungkinan disebabkan oleh wabah Newcastel Disease (ND) Kill penyakit yang sering hinggap di unggas saat pancaroba.

“Sudah dilakukan Rapid Test Kit dan hasilnya negatif terinfeksi Flu Burung, biasanya penyakit ini muncul karena perubahan cuaca atau pancaroba,”katanya.

Disingung apakah akan berdampak pada kesehatan manusia? Walijan menerangkan, tidak ada pengaruh pada manusia karena ini termasuk penyakit tahunan.

“ND kill hanya menular sesama unggas saja tidak perlu di khawatirkan, untuk mengantisipasinya kami sarankan agar ayam di karantina terlebih dahulu, “pungkasnya. (E)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*