BNN kota prabumulih ringkus kurir narkoba jenis sabu-sabu


  • PRABUMULIH, Prestasipost.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih kembali meringkus seorang pria yang berpropesi sebagai supir kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu,Pria berusia 26 tahun asal desa Raja (Tanah Abang) Pali ini kedapatan membawah empat paket besar sabu dengan Berat Bruto 35,49 Gram yang akan dibawa kepada “S” di Prabumulih.

    diawali  informasi dari masyarakat yang di terima oleh team Berantas BNN kota Prabumulih,pada hari kamis(13/9/18),menyatakan bahwasanya di jl kopral A.wahab akan terjadi transaksi narkotika jenis sabu.

    Setelah itu team Berantaspun melakukan pengintaian terhadap rumah  “S” yang tidak jauh dari Pemakaman Taman Siswa yang merupakan target operasi alias pelabuhan tempat barang terlarang tersebut akan diantar.

    saat dilakukan pengintaian, team pemberantasan BNN kota Prabumulih langsung melakukan penggerbekan atau upaya penangkapan.

    “Target sudah diamati sejak tiga bulan lalu. Begitu team berhasil masuk kedalam rumah, di dapati 2 orang pelaku sedang duduk didepan televisi, kedua orang tersebut sempat berupaya melarikan diri lewat pintu belakang . dengan sigap petugas  menangkap pelaku yang hendak memanjat pagar bambu, satu orang berhasil diamankan, sedangkan tersangka “S” berhasil kabur” ungkap Kepala BNN kotaPrabumulih, Ibnu Mundzakir didampingi PLT Kasi Pemberantasan A.Gamal saat Konferensi Pers, Jum,at(14-9/18).

    Dilanjutkan Ibnu Mundzakir,dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan 4 paket ukuran besar dengan berat bruto 35,49 gram, satu set alat hisap, satu buah handphone merk samsung S8 dan uang tunai sebanyak Rp. 2.000.000(dua juta rupiah) dari upah hasil mengantarkan narkotika jenis sabu kepada saudara S yang saat ini sedang diburu keberadaan nya dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

    “Total Barang Bukti jika diuangkan sebesar 35 juta, dan dengan jumlah barang sebanyak itu kita sudah berhasil menyelamatkan 175 orang dari penyalahgunaan narkotika, Sementara S masih kita upayakan pengejaran. Pelaku bisa dihukum minimal 6 tahun dan Maksimal 20 tahun “, tegasnya.

    Sementara Pelaku SY dihadapan petugas mengaku bahwa dirinya sudah dua kali melakukan pengiriman sabu dari Air Hitam Kabupaten PALI dengan imbalan uang setiap habis mengantar sabu sembari di ajak mencoba kristal putih tersebut.

    “Barang sabu dikirim sebulan sekali, Saya sudah dua kali mengantar barang sabu dari PALI ini.setiap ngantar di upah Dua Juta Rupiah, Jadi Lah dapat Empat Juta. Sambil diajak makai pulo”,kata Pelaku SY.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*