Gubernur Sumsel Hadiri Hari Jadi Kabupaten Pali Yang Ke 6 Tahun

PALI,PRESTASIPOST.COM_Dihari jadi Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) menuai pujian dari Gubernur Sumatera Selatan.Gubernur Sumatera Selatan,Herman Deru, menilai kemajuan Kabupaten  PALI semenjak pemekaran berkembang dengan pesat.semua tak lepas dari capaian Pemerintah Kabupaten PALI dalam merespon aspirasi masyarakat melalui program-programnya.

Herman Deru juga memberikan trik untuk mendorong Kabupaten yang dikenal dengan Bumi Serepat Serasan ini lebih cepat maju lagi.menurutnya kemajuan suatu daerah bukan diukur dari bagusnya gedung perkantoran dan Tingginya gapura yang ada.”Namun dilihat dari rendahnya angka kemiskinan dan infrastruktur. PALI  harus konsentrasi menurunkan angka kemiskian 2 hingga 3 persen ditagih ini”,tegas Gubernur saat menghadiri perayaan hari jadi Kabupaten PALI ke-6, Senin (22/4) yang dipusatkan di Gedung Arsendora Komplek Pertamina Pendopo.

Disamping itu Gubernur,masyarakat mulai dari desa -desa harus ikut berkontribusi dalam pembangunan.kesejahteraan masyarakat tidak mungkin terwujud jika tidak didukung oleh semua elemen yang ada.

“Pendidikan,tata kelompok keuangan,Infrastruktur yang baik dan harmonisasi eksekutif dan legislatif tidak ada artinya jika tidak di dukung semua pihak”katanya.

Mengingat kebelakang saat Kabupaten PALI masih menjadi bagian dari Kabupaten Muara Enim wilayah PALI merupakan daerah yang bisa dibilang tertinggal dalam hal pembangunan.

Berbanding terbalik dengan saat ini setelah PALI menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) sejak disahkan pada tanggal 14 Desember 2012,Daerah ini mampu melaju dengan cepat mengejar segala ketertinggalanya.

Hal ini terungkap dalam sambutan Herman Deru selalu Gubernur Sumatera Selatan dalam kunjunganya ke bumi Serepat Serasan 22 April 2019 bertepatan dengan hari jadi Kabupaten PALI yang ke 6 (enam).

Dalam kesempatan ini juga Gubernur berkenan memberikan saran dan masukan untuk kemajuan kabupaten ini.

“Agar lebih cepatnya laju pembangunan adalah fokus dalam menurunkan angka kemiskinan. Karna keberhasilan pembangunan bukan dilihat dari menjulang nya gapura atau megahnya gedung perkantoran, tapi dari rendahnya angka kemiskinan dan infrastruktyrnya. Pada tahun 2019 ini saya ingin PALI bisa menurunkan angka kemiskinan dia atau tiga persen”.

Ditambahkannya pula bahwasannya pemerintah provinsi Sumatera Selatan akan membantu kabupaten PALI dalam membangun gedung DPRD dan kantor Bupati.“Saya tau Kabupaten PALI lebih mementingkan infrastruktur, tapi kantor Bupati dan gedung DPRD adalah wajah Kabupaten.

Maka tahun depan pemerintah provinsi Sumatera Selatan akan membantu lima miliar untuk kantor Bupati dan lima miliar untuk gedung DPRD” Ujar pria mantan Bupati Ogan Komering Ulu ini.
Rapat paripurna istimewa DPRD PALI dalam rangka perayaan hari jadi Kabupaten PALI ke-6 dipimpin langsung ketua DPRD PALI, Drs H Soemarjono.

“Kemajuan yang diraih  merupakan hasil jerih payah pemerintah daerah. Juga beberapa penghargaan yang diperoleh, dimana yang paling membanggakan adalah pada tahun anggaran  2016, Kabupaten PALI mencapai pengelolaan keuangan yang baik dan mendapat predikat WTP. Tetapi keberhasilan itu tidak berlanjut pada tahun 2017 yang mendapat predikat WDP.

Kami berharap, bukan hanya predikat yang dikejar, jadikan predikat sebagai cerminan kita dalam kesungguhan dalam bekerja,” kata Soemarjono saat menyampaikan sambutannya.

Sementara itu, Bupati PALI Heri Amalindo menuturkan,Pemkab PALI telah meluncurkan formulir dalam upaya menekan angka kemiskinan dan pengangguran melalui pembangunan indeks manusia.

“Salah satunya pengembangan sektor pertanian. program kejar paket A, B dan C, yang diikuti 10.000 warga pada tahun 2018” ungkap Bupati.

Lebih jauh Bupati juga menyebutkan ,bahwa PALI merupakan daerah baru yang tentu saja masih banyak memerlukan dukungan dan bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi Sumatera Selatan dalam menyelesaikan pembangunan yang ada.

“Semoga kehadiran Gubernur semoga dibarengi dengan Bangub untuk pembangunan rumah sakit yang kita bangun tahun ini.
Jika sampai selesai diperkirakan membutuhkan dana lebih kurang Rp 110 M”,harap nya.

Di sesi lain Bupati PALI Ir H. Heri Amal indo memaparkan keberhasilan pembangunan infrastruktur,seperti pembangunan jalan yang telah mencapai ribuan kilo meter.(ADV/MitraPost)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*