Belum Seminggu Maling Spesialis Rumah Kosong Keok Diterjang Timah Panas

PRABUMULIH, PRESTASIPOST. COM_Masih ingat dengan kasus pencurian rumah mewah milik Sukamdi yang berada di Jalan Dwikora III no 03 Rt 02 Rw 04 kelurahan Cambai kecamatan Cambai kota Prabumulih pada, Jumat 25/1/2020? Sekarang ketiga dari empat pelaku sudah diamankan di Polres Prabumulih, Kamis (30/01/2020).

Tersangkah yakni Tomi Andrean Bin Syamsudin, Wahyudi Bin Anwar, Irsan Bin Abal dan satunya lagi Kemas Badul kadir sebagai penampung hasil dari empat pelaku sedangkan pelaku satunya lagi BR masi DPO. Dua pelaku Wahyu dan Irsan harus dihadiai tima panas karena mencoba melawan petugas.

Tomi, Wahyudi dan Irsan ditangkap oleh Team Opnal Polres Prabumulih dan Polsek Cambai di rumah kontrakan milik Wahyudi yang terletak di perumahan Griya Muara dua Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur, sedangkan Kemas yang bertindak sebagi penadah di tangkap di daerah Plaju Palembang.

Dari tangan pelaku polisi juga mengamankan barang bukti yang di duga sisa dari barang curian mereka yakitu 2 Laptop, 2 Handphone, 1 senjata api beserta amunisi beberapa plat Nopol palsu dan peralatan untuk mencuri.

Dihadapan petugas salah satu dari ketiga tersangka Tomi Andrean mengakui ia dan komplotannya baru tiga menjalankan aksi pencuriannya.

“Baru tiga kali kami melakukan aksi pencurian ini, komplotan kami hanya mengintai rumah-rumah yang di tinggal pergi oleh penghuninya, “Akuh Tomi saat press rilis di Poles Prabumulih.

Ditemukan senjata api rakitan saat penangkapan itu terjadi Tomi mengakui itu miliknya.”Senjata saya beli dengan harga 2 juta di daerah OKI,”Ucap Tomi yang mengaku dulunya berjualan kue donat.

Penampung barang curian Kemas Badul Kadir mengatakan membeli Emas hasil curian yang di duga kuat seharga 14 juta dari Komplotan ini.

“Aku beli dengan harga 14 juta pak, emasnya nanti saya lebur dan di jual lagi.”Kata laki laki berumaur setenga abad ini kepada wartawan.

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SIK didampingi Kapolsek cambai IPTU Bratanata dan Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman mengatakan saat gelar kegiatan Pres Rillis di Polres Prabumulih.

“Setiap pelaku masing-masing mempunyai peran tersendiri saat menjalankan tugasnya, mulai dari mengintai, eksekusi bahkan mobilisasi.”Ungkap Kapolres.

Ditanya tentang pasal yang menjerat keempat pelaku Kapolres mengatakan. “Satu pelaku masi kita cari sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk ketiga pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

Himbauan Kapolres kepada masyarakat kota Prabumulih yang meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong.

“Anggota kami akan terus aktiv menjalankan patroli keliling alangkah lebih baiknya juga masyarakat yang meninggalkan rumahnya agar lebih hati-hati lagi, pastikan pintu dan jendela sudah terkunci dan segera menhubungi penjaga keamanan setiap kelurahan sebelum bepergian,” Tutup Kapolres. (E09)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*