Pemkot Prabumulih Menyiapkan Langkah-Langkah Penanganan Covid-19 Setelah Zona Merah

PRABUMULIH, PRESTASIPOST.Com_Setelah di tetapkannya Prabumulih sebagai zona merah oleh gugus tugas covid-19 pusat dan gugus tugas covid-19 Provinsi Sumsel. Pemerintah Kota Prabumulih melalui Walikota Ir Ridho Yahya Mm menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi semua instruksi dari pemerintah.

“Untuk menyikapi hal ini Pemerintah kota Prabumulih menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mematuhi instruksi dari Pemerintah, Covid-19 bukan masalah individu lagi tetapi masalah bersama, ayo sama-sama kita perangi Virus ini, “Kata Ridho Yahya.

Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan dalam press rillisnya, Prabumulih masuk dalam kategori Zona Merah setelah empat warganya dinyatakan positif terjangkit virus corona (Covid 19).

“Saat ini warga yang dinyatakan Positif terinfeksi Covid-19 berjumlah tiga, semuanya masih satu keluarga dengan almarhun dr Es yang dinyatakan positif Covid-19 sebelumnya,” Ungkap Ayah dari dr Risa.

 

Selain mendengarkan instruksi dari pemerintah, Ir H Ridho Yahya Mm juga memberikan himbauan lainnya agar masyarakat terhindar dari penularan virua Covid-19. Ia menghimbau supaya warga Prabumulih tidak melakukan perjalanan keluar kota atau mudik, keluar rumah kecuali kepentingan mendesak, menghindari perkumpulan massa, menjagah kebersihan dan bersikap tenang tidak ketakutan yang berlebihan supaya imun yang ada di dalam tubuh tidak menurun.

Pemerintah kota Prabumulih juga mengambil langkah-langkah untuk menghindari penyebaran Virus Corona atau Covid-19 yang semakin meluas di Bumi Seinggok Sepemunyian. Pemerintah kota Prabumulih telah melakukan tracking kepada mereka yang kontak langsung dengan pasien positif covid19 Prabumulih, sudah dilakukan pemeriksaan menggunakn Rapid test dan menghimbau mereka untuk melakukan isolasi mandiri.

Langkah selanjutnya Pemkot Prabumulih telah mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 100 set dan 700 Masker untuk Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta serta memesan lagi tambahan APD sebanyak 1000 set untuk tim medis.

Di tambahkan Ridho, pihaknya telah memesan alat Rapid Test sebanyak 2000 piecis yang nantinya akan digunakan untuk screening pasien yang dianggap prioritas untuk dilakukan pengetesan. “Sebelumnya sudah mendapatkan bantuan alat Rapid Test dari pemerintah sebanyak 80 piecis, kita tambah lagi sebanyak 2000 piecis untuk persiapan dan itu sudah di order, “Tambah Walikota dua periode ini.

 

Selanjutnya, Pemkot telah memperpanjang waktu kerja dari rumah bagi ASN dan juga belajar dari rumah untuk siswa TK, SD, SMP dan SMA sampai tanggal 11 April 2020 dan akan di evaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan.

Bukan hanya itu Pemkot berencana akan membagikan Sembako untuk 15000 Kapala Keluarga (KK) yang riwayatnya hidup dibawah garis kemiskinan guna memenuhi kebutuhan selama masa penanganan Covid-19 di kota Nanas. Untum menghindari perkumpulan sembako akan di bagikan oleh petugas kerumah masing-masing.

Pemerintah Kota Prabumulih akan memberikan insentif tambahan bagi petugas medis yang tergabung dalam gugus tugas sejak di keluarkan Sk gugus tugas dimaksud.

“Pemerintah merencana akan menyiapkan tempat tinggal darurat (rumah/hotel) khusus bagi tenaga medis (gugus tugas covid) untuk tempat membersihkan diri setelah bertugas sebelum pulang kerumah masing masing guna menghindari kemungkinan tertular Covid-19 secara transmisi lokal, selain itu insentif tambahan bagi petugas medis yang tergabung di Gugus tugas dalam penanganan Covid-19,”Tukas Ridho Yahya.

“Akan dilakukan penyemprotan cairan disinfektan dan sebangak 37.000 masker akan dibagikan untuk masyarakat (1000 per kelurahan) pada Rabu 8 April 2020 mendatang,”Pungkasnya. (E09)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*