Yang Kangen Suasana Sekolah, Senin Depan SMP dan SMA Mulai Terapkan Sekolah Tatap Muka

PRABUMULIH,PRESTASIPOST.COM_Kurang lebih setengah tahun virus Corona atau Covid-19 melanda tanah air, banyak kegiatan yang menjadi terhambat akibat dari wabah ini. Mewabahnya virus ini berdampak besar bagi semua orang, banyak kegiatan yang terhenti karenanya, termaksud juga kegiatan belajar disekolah.

Imbas dari wabah ini, kegiatan belajar disekolah yang semulanya bertatap muka kini berubah menjadi sistem Online melalui Smartphone. Semua itu dilakukan karena harus mengikuti aturan agar dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Memulai kebiasaan baru menuntut siswa untuk merubah kebiasaan lama, seperti membuat perkumpulan, tidak menjaga jarak dan tidak menggunakan masker, ketiga hal itu menjadi faktor utama penyebab cepatnya penularan virus Corona dilingkungan.

Seiring berjalannya waktu, kebiasaan baru tak bisa lagi ditinggalkan dan sudah menjadi kebutuhan. Tingkat kesadaran masyarakat dalam mengedepankan protokol kesehatan sangat besar. Sehingga, satu persatu kegiatan dikehidupan sehari-hari perlahan mulai bergerak, termasuk kegiatan belajar disekolah.

Mengenai hal itu, Pemkot Prabumulih melalui Dinas Pendidikan merencanakan akan memulai kegiatan belajar disekolah Senin depan, Hal itu disampaikan langsung oleh Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya Mm saat menghadiri acara di Panti Asuhan Riyadhul Kholishin, Gunung Ibul kota Prabumulih. Senin (24/08/2020).

“Senin depan kita mulai sekolah tatap muka untuk SMP dan SMA, kita lihat perkembangan dari covid-19 tidak signifikan lagi, asalkan tetap menuruti protokol kesehatan muda-mudahan saja berhasil, “cetusnya.

Lanjut Ridho, semua sekolah sudah melakukan simulasi untuk merubah kebiasaan lama disekolah.

“Simulasi sudah sering dilakukan disekolah, sementara waktu SMP dan SMA dulu yang di anjurkan kalau ini berhasil baru kita terapkan di SD, yang penting mengedepankan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga kebersihan,”ungkap Walikota Prabumulih.

Ditempat terpisah Kepala Dinas Pendidikan kota Prabumulih Drs Kusron S.P.D mengatakan sekolah yang tidak mengikuti aturan akan dikenakan sangsi.

“Semua sekolah sudah siap, yang jelas harus mematuhi, kalau ada sekolah yang melanggar akan kit sangsi, “tegas kusron.

“Sistem belajar siswa akan di kombinasi, sebagian belajar langsung dan sebagian lagi daring,”pungkasnya. (E)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*