Asalkan Tidak Pakai Tedmond, Masyarakat Bebas Nikmati Fasilitas Sosial PDAM Tirta Prabujaya

PRABUMULIH, PRESTASIPOST. COM_Sudah tiga bulan semenjak musim kemarau masyarakat kota Prabumulih khususnya warga yang ada di sekitar PDAM Tirta Prabujaya Kelurahan Prabujaya Kota Prabumulih memanfaatkan fasilitas Air bersi yang diberikan oleh pihak perusahaan secara cuma-cuma atau Gratis.

Pendistribusian air bersih oleh pihak PDAM Tirta Prabujaya bertujuan untuk membantu warga yang mengalami kekeringan, juga bagi warga yang belum tersalur jaringan pipa Air.

Babas tapi teratur, tidak dipungut biaya sedikitpun, dengan cataan harus menggunakan Gerigen, Ember tidak boleh pakai Tanki atau pun Tedmond.

Masyarakat berbondong-bondong memanfaatkan fasilitas sosial dari PDAM Tirta Prabujaya, mulai pagi hinga sore hari keran Air selalu terbuka untuk umum, kecuali aliran Listrik PLN padam.

Ibu Diana, warga Jalan Amri keluhan Prabujaya kota Prabumulih, merupakan satu dari puluhan warga yang merasa sangat terbantu oleh pihak PDAM Tirta Prabujaya karena kebutuhan Air saat musim kemarau terpenuhi.

“Saat musim kemarau seperti ini sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mencuci, dan di konsumsi tidak dipungut biaya sedikitpun hanya saja untuk persyaratanya harus menggunakan Gerigen atau Ember ,”ungkapnya sembari memegang selang saluran air ke Gerigen.

Ditempat yang sama Amli Radius warga kelurahan Prabujaya mengungkapkan hal yang serupa dengan Ibu Diana kepada wartawan, bahwa semenjak kemarau melanda kebutuhan Air terpenuhi karena Fasilitas sosial ini.

“Kemarau sudah 3 bulan, karena daerah sini dataran tinggi sumur dirumah sudah mulai kering, kebutuha Air mencapai 15 Gerigen perhari dengan adanya fasilitas ini sangat membantu sekali, “terangnya saat di wawancarai prestasipost.com.

Direktur PDAM Tirta Prabujaya Fajar C Ardhana

Direktur PDAM Tirta Prabujaya, Fajar Chriswarry Ardhana ST. M.SI mangatakan, Pendistribusian air secara manual Itu juga di buka untuk masyarakat luas, kita tekankan untuk mengambil Air di PDAM dengan catatan harus menggunakan Ember atau Gerigen tidak pakai Tedmond.

“Karena pernah kejadian ada oknum ambil Air di PDAM pakai Tedmond untuk di jual kembali ke warga dan menghasilkan pundi Rupiah untuk pribadi mereka sendiri. Makanya dari situ kita ambil pelajaran untuk tidak menggunakan Tedmond, takutnya terulang lagi praktik jual beli Air untuk warga, “Terangnya saat ditemui diruang kerjanya.

Lanjut Fajar, sejauh ini pihak kami telah melakukan pendataan ke warga, memang ada sedikit pemukiman yang belum terdapat jaringan pipa.

“Makanya kami usulkan untuk segera mendaftarkan diri agar mempunyai pipa saluran Air PDAM. Kurang lebiah ada 60 – 70 Kepala Keluarga disekitar memanfaatkan fasilitas ini,”cetusnya.

Untuk mengetahui berapa Volume Air yang keluar Fajar menjelaskan, pihak PDAM telah memasang meteran agar mudah mendata berapa kubikasi Air yang digunakan warga.

“Kita pasang meteran agar tau pengeluaran Air, Biasanya saat musim penghujan tidak sebanyak disaat Musim kemarau. Kebanyakan warga dari Kelurahan Sukajadi, Prabujaya dan Sungai Medang yang datang kesini,”jelas fajar, Senin (7/9/2020).

Ia juga memberitahukan bahwa sekarang PDAM Tirta Prabujaya suda melakukan MOU dengan PT Pertamina untuk memberikan distribusi Air bersih kepada warga dengan mobil Tanki.

“Sudah MOU dengan PT Pertamina perihal bantuan Air bersih untuk masyarakat dimana ditujukan untuk kawasannya yang dilanda kekeringan sangat parah,”bebernya.

Disinggung perihal sering tidak aktiv atau normal penyaliran atau penyaluran air ke rumah warga ia menyampaikan, “Pendistribusi air dari PDAM Prabujaya belum sanggup untuk melayani warga selama 24 jam, kadang permasalahnnya itu ada di listrik, pihak PLN sudah merespon kendala yang kami hadapi,”pungkasnya (E)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*