DPRD Prabumulih Gelar Rapat Paripurna Sahkan Raperda RAPBD Perubahan Tahun 2020

PRABUMULIH.PRESTASIPOST.COM_DPRD Kota Prabumulih menggelar Rapat Paripurna Ke XXVIII Masa Persidangan ke I DPRD Kota Prabumulih, Selasa (30/9/2020).

Paripurna tersebut membahas tentang Penyampaian Laporan Hasil Kerja Banggar, Pengambilan Persetujuan Bersama Anggota DPRD Kota Prabumulih terhadap Raperda Tentang RAPBD Perubahan Kota Prabumulih Tahun Anggaran 2020 dan Pendapat Akhir Walikota serta Penandatanganan Berita Acara Tentang Persetujuan Bersama Terhadap Raperda tentang RAPBD Perubahan Kota Prabumulih Tahun Anggaran 2020.

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Sutarno SE, Wakil Ketua I H Ahmad Palo SE, Wakil Ketua II Ir Dipe Anom. Serta dihadiri Walikota dan Wakil Walikota, Ir H Ridho Yahya MM dan H Andriansyah Fikri SH, serta seluruh anggota DPRD Prabumulih, digelar di ruang paripurna DPRD Prabumulih

Selain itu hadir pula, Setwan Heriyani SE MSI, Kepala OPD, Camat dan lurah se-Kota Prabumulih. Dari hasil pembahasan KUA PPAS Perubahan Tahun anggaran 2020, anggaran perubahan bertambah Rp70,8 miliar. Yakni dari Rp1,031 triliun menjadi Rp1,102 triliun. Penambahan tersebut merupakan dana dari DAK, Bangub dan Dana Kelurahan.

Ketua DPRD Kota Prabumulih, Sutarno SE mengatakan, meskipun ada penambahan hampir semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengalami pengurangan anggaran.

“Penambahan itu dari DAK dan Bangub serta Dana Kelurahan yang peruntukannya sudah jelas tidak bisa diganggu atau digeser, karena itu rata-rata dinas mengalami defisit. Selain itu ada masukan-masukan dari anggota dewan agar kedepannya hasil reses dewan dimasukan ke progam Pemkot Prabumulih,” ujar Sutarno.

Senada dikatakan Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya. Menurut Ridho, tidak ada penambahan anggaran untuk APBD Perubahan 2020.

“Yang bertambah itu hanya DAK, DK dan Bangub, kita tidak punya uang jadi di ABT tidak ada prioritas atau tidak priorita hanya mengesahkan yang sudah ada, kelau dulu beda ada silpa ini tidak ada sama sekali,” ucapnya.

Dikatakan Ridho, tidak adanya penambahan anggaran pada APBD Perubahan tersebut bukan hanya dialami oleh kota Prabumulih saja tapi juga dialami hampir seluruh daerah. “Jadi lebih banyak pengurangan, ini tidak hanya prabumulih saja tapi semua,” pungkasnya. (E)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*