Jalan Desa Langkap Butuh Uluran Tangan Dari Pemerintah

BABATSUPAT, MUBA, PRESTASIPOST.COM_Berbagai macam penghargaan yang diterima oleh pemerintah kabupaten Musi Banyuasin baik penghargaan dari pemerintah pusat ataupun pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terutama penghargaan berupa infrastruktur.

Akan tetapi sangat di sayangkan tidak dirasakan oleh masyarakat Desa Langkap Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin sangat ironis karna kurangnya perhatian dari Pemerintah mengenai akses jalan penghubung dari Desa Tanjung Kerang ke Desa Langkap, Selasa (20/10/20)

Saat awak media mendatangi lokasi tampak terlihat jelas akses jalan tidak bisa di lewati kendaran roda 4 dan sangat memperihatinkan karena banyak titik-titik jalan yang rusak serta berlobang.

Kemudian pengendara sepeda motor M. Jaini (45) di wawancarai oleh awak media saat melintas di jalan tersebut mengatakan,”Desa kami sejak 6 Tahun ini belum ada pembangunan dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bahkan jalan ini di bangun oleh swadaya masyarakat, kami berharap kepada Pemerintah terkait untuk memperhatikan akses jalan vital pusat ekonomi masyarakat Desa Langkap,akses jalan ini saat hujan deras airnya meluap kebadan jalan”harapnya.

Senada di tempat yang sama, Abu Bakar (55) menyampaikan bahwa jalan Desa kami ini dari Desa Tanjung Kerang menuju Desa Langkap terakhir tersentuh pembangunan di Tahun 2014.

“Harapan kami kepada pemerintah kabupaten Musi Banyuasin tolong dengarkan jeritan dan keluhan rakyat kecil seperti kami karena akses jalan ini sangat penting bagi kami untuk keluar masuk mengangkut dan menjual hasil tani kami,karena jalan ini belum pernah tersentuh pembangunan secara permanen”.jelasnya.

Sementara Kepala Desa Langkap, Jiko saat di wawancarai awak media di kantor Desanya, menjelaskan bahwasanya, saya mewakili masyarakat Desa Langkap kami minta kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terutama Bapak Bupati Musi Banyuasin Dr. H. Dodi Reza Alex Noerdin dan Kepala Dinas PUPR tolong dengarkan keluhan masyarakat mengenai akses jalan penghubung Desa Tanjung Kerang menuju Desa Langkap rusak parah jadi perekonomian masyarakat rentan terhambat di karenakan akses jalan tidak memadai untuk mengeluarkan hasil perkebunan.

“Ya, kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan perbaikan jalan tersebut karena demi kelangsungan kemajuan perekonomian masyarakat namun, hal ini terkendala di tengah pandemi Covid-19 sehingga dana pembangunan fisik sementara ini tidak ada,” jelasnya.

Jiko berharap kepada perintah Kabupaten Musi Banyuasin agar dapat segera membangun jalan utama Desa Langkap secara permanen,”harapnya.(BN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*