Diduga Lalai Dalam Pengawasan Pipa Minyak PT.Medco Kembali Bocor, LSM GTPK Angkat Bicara

MUBA,PRESTASIPOST.COM_Beberapa waktu lalu telah terjadi kebocoran Pipa Minyak Mentah milik PT Medco E & P Indonesia Wilayah Rimau tepatnya di Desa Lais Utara/ Bonot Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin.

Sebelumnya, pernah terjadi kebocoran sebanyak dua kali pada Pipa Injeksi Air yang juga diduga milik PT Medco E & P Indonesia Wilayah Rimau.

Menyikapi hal ini Ketua LSM Gabungan Trisula Pengungkap Kabar (GPTK) menyampaikan bahwa adanya dugaan kelalaian yang dilakukan oleh pihak PT Medco E & P Indonesia Wilayah Rimau.

“Menurut kami terjadi kebocoran Pipa Minyak PT Medco adalah sebuah kelalaian, seperti pengecekan pipa per-periode, kontrol lokasi, uji berkala, umur pipa yang sudah terpasang,”Katanya saat di konfirmasikan, Kamis (12/11/2020).

Lanjut Warto, “Pengontrolan pipa bisa dilakukan melalui pressure testing, pengontrolan bisa juga melalui Kepala Sumur, kepala sumur merupakan salah satu komponen penting dalam proses pengeboran dimana Kepala ini dipasang pada setiap akhir dari casing dan tubing string di permukaan sumu,”Tambah Warto

Masih kata Warto, Diduga pihak perusahaan telah lalai dalam melakukan Identifikasi Bahaya Dan Analisis Risiko Pada Jaringan Pipa Transmisi Pipa Minyak, “Identifikasi bahaya, dilakukan pada pipa transmisi (Minyak Mentah) yang berpotensi terjadi kebocoran atau kegagalan sistem perpipaan. Metode identifikasi yang dilakukan dengan menggunakan Analisis Bahaya Pekerjaan dan Analisis Pohon Peristiwa,”Ungkapnya.

“Kami melihat PT Medco E & P Indonesia Wilayah Rimau juga telah lalai dalam mengidentifikasi bahaya terhadap dua tahapan proses kegiatan yaitu tahapan kegiatan operasional distribusi minyak mentah melalui pipa transmisi yang terbagi menjadi tiga sub kegiatan”.Tegas Warto.

Saat dikonfirmasi kepada pihak PT Medco E & P Indonesia melalui Humasnya Ibu Novita Ambar Sari ia mengatakan komunikasinya akan diteruskan kepada Lead of Relations”. Ujar Warto.

“Wa alaikum salam warohmatullahi wa barokatuh Pak Kutni., Terima kasih atas perhatiannya. Mohon berkenan untuk komunikasinya kami teruskan kepada Bapak Yulianto Pawit selaku Lead of Relations. Terima kasih.”terangnya

Selanjutnya media juga mengkonfirmasi Yulianto Pawit selaku Lead of Relations pada PT Medco E & P Indonesia, dengan menanyakan hal yang sama saat konfirmasikan kepada Humas PT Medco E & P Indonesia Novita Ambar Sari.

Adapun beberapa poin pertanyaan yang dikonfirmasi media ke pihak Medco sebagai berikut pada, Rabu 11 November 2020.

Apakah Pihak PT Medco E&P Telah Melakukan upaya Antisipasi sesuai standar prosedur sebelum terjadi kebocoran ? Sejauh mana Identifikasi Bahaya Dan Analisis Risiko Pada Jaringan Pipa Transmisi Crude Oil Di PT Medco E&P Dilakukan ? dan Terkakhir media ini juga menanyakan tentang Pipa Corosi-Umur Pemakaian Pipa, Standar pemasangan pipa di lokasi PT Medco E&P sudahkah sesuai dengan Prosedur Migas?

Alhasil sampai berita ini diterbitkan belum ada jawaban terkait beberapa poin konfirmasi yang kami sampaikan.(BN/Tim).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*